Mempercepat Sirkularitas Melalui Inovasi

Produsen serat Asia Pacific Rayon (APR) memainkan peran penting dalam meminimalkan limbah dan mempromosikan sirkularitas. Tanggung jawab kami melampaui peningkatan bertahap untuk meminimalkan dampak lingkungan di pabrik kami. Kami bekerja untuk mengubah lanskap industri tekstil di setiap tingkat, dari konsumen melalui mitra industri dan rekan kerja.

Landasan proses produksi APR adalah sirkularitas. Viscose adalah serat berbasis kayu biodegradable yang bersumber dari bahan baku alami dan dapat terurai kembali ke tanah.

Tim R&D yang Berdedikasi

APR telah berinvestasi untuk tim penelitian dan pengembangan (R&D) berkelas dunia yang terdiri dari para ahli yang berdedikasi. Sejak 2018, tim ini mengabdikan diri untuk menguji dan memahami cara menggunakan kembali bahan yang terbuang, mengubah limbah tekstil menjadi bahan baku untuk produk baru, menyortir berbagai serat dan campuran menurut sifatnya, mengolah pewarna dan kain agar dapat digunakan kembali, dan menemukan peluang daur ulang tekstil dalam proses manufaktur.

Tim R&D dapat menguji hipotesis di lab kami melalui uji coba, solusi kerja percontohan, dan menskalakannya ke tingkat industri. Prosesnya mungkin memakan waktu bertahun-tahun untuk berjalan secara industri dan tim R&D kami bekerja sepanjang waktu untuk mempercepatnya. Khususnya, kami telah menemukan cara untuk memperkenalkan bahan daur ulang ke dalam produksi rayon dalam skala percontohan dan kami bekerja untuk meningkatkan teknologi ini dan mulai menggunakannya di pabrik kami setelah teknologi tersebut terbukti bekerja dalam skala yang lebih besar.

viscose-sustainable-fashion

Pabrik percontohan viscose kami yang sepenuhnya otomatis

Pada tahun 2020, APR menjalankan pabrik percontohan viscose yang sepenuhnya otomatis di fasilitas R&D viscose kami di Pangkalan Kerinci. Pabrik uji ini memodelkan seluruh proses pembuatan viscose tetapi dalam skala yang jauh lebih kecil. Hal ini memungkinkan kami untuk menguji formulasi serat baru dan teknik manufaktur yang lebih cepat dan efisien. Kami menggunakannya untuk mengevaluasi bukti konsep, menentukan bahan dan biaya produksi.
Inovasi lebih lanjut dari tim R&D kami adalah penelitiannya terhadap sumber serat baru dari tekstil daur ulang dan residu pertanian. Sejauh ini, uji coba telah menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan dan telah menunjukkan bahwa viscose dapat mencakup hingga 50% konten daur ulang.

Mempelajari limbah pre- and post-consumer untuk didaur ulang

Pada tahun 2021, APR telah mulai mempelajari peluang dalam limbah pra-konsumen. Secara khusus, kami mencoba mencari tahu material yang dialihkan dari rantai limbah selama proses manufaktur tetapi tidak digunakan kembali atau dikerjakan ulang untuk memproduksi kain baru. Studi ini akan membantu kami memahami sumber sisa-sisa limbah dan kelayakan membangun infrastruktur khusus untuk mengubah sisa-sisa limbah tersebut untuk menjadi bahan yang dapat digunakan kembali pada proses manufaktur kami.

circularity in fashion

Tim kami juga bekerja untuk memperdalam pemahaman tentang pasar limbah pasca-konsumen dan mengeksplorasi peluang yang memungkinkan bermitra dengan universitas-universitas di Indonesia dan internasional.

Menskalakan solusi generasi berikutnya untuk daur ulang tekstil

APR telah menetapkan target untuk menggunakan 20% tekstil daur ulang dalam produksi serat stapel viscose kami pada tahun 2030. Tim kami berfokus pada menemukan solusi untuk tantangan ini, seperti memikirkan kembali cara mendapatkan, mengumpulkan, dan memisahkan bahan mentah serta memahami biaya yang dibutuhkan.

Solusinya ada dalam jangkauan, tetapi kami masih harus menskalakannya di seluruh rantai nilai. Untuk tujuan ini, integrasi ketat kami dan pengawasan dari awal hingga akhir menempatkan kami pada posisi unik untuk mempromosikan sirkularitas secara lokal dan internasional. Kami akan dapat memproses dan mengambil bahan daur ulang secara internal. Kami kemudian dapat mengarusutamakan penggunaan bahan daur ulang dengan berbagi keahlian kami dengan seluruh rantai nilai kami.

Namun, untuk benar-benar memajukan target keberlanjutan dan visi sirkularitas industri, produsen tidak dapat menanggung beban sendirian. Semua pelaku industri, merek fesyen, dan konsumen harus berkolaborasi untuk mengintegrasikan sirkularitas ke dalam sektor tekstil. Ini berarti keputusan manufaktur, pemasaran, dan desain semuanya harus berkontribusi untuk meningkatkan proses pengumpulan dan penyortiran bahan daur ulang untuk sirkularitas yang sebenarnya.


Artikel Terkait

Highlights of 2021 – Kuartal Ketiga

Edisi terbaru dari APR Pulse sudah keluar. Pada edisi kali ini, kami menampilkan kolaborasi antara Andi Fitri Hartuti, desainer lokal […]

Sekilas tentang Galeri APR Lookbooks

Kami telah mengeluarkan beberapa kompilasi galeri tampilan gaya dan rancangan dalam lookbook yang sayang untuk Anda lewatkan. Semuanya menampilkan pakaian […]

Bagaimana Viscose Dibuat?

Viscose, atau viscose rayon, merupakan bahan tekstil yang semakin naik daun dan semakin banyak digunakan untuk membuat berbagai macam hal, […]