APR Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terhadap Masker Ramah Lingkungan

Dengan berlanjutnya dampak pandemi Covid-19 di berbagai negara di belahan dunia, setiap warga negara harus patuh terhadap rekomendasi dari World Health Organization (WHO) untuk menggunakan masker kain dan menjaga jarak ketika berada di luar rumah. Langkah-langkah tersebut penting dilakukan untuk memutus penyebaran virus.

Di Indonesia, pemerintah terus menganjurkan agar setiap orang tertib mengenakan masker ketika berada di tempat-tempat umum demi bersama-sama memperlambat penyebaran wabah.

Asia Pacific Yarn (APY), bagian bisnis terbaru dari Asia Pacific Rayon (APR), berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan akan masker kain ramah lingkungan dengan terus memproduksi masker kain berbahan dasar serat stapel viscose (VSF) yang terbuat dari larutan bubur kayu bersertifikasi PEFC.

Bubur kayu tersebut berasal dari perkebunan yang dikelola secara berkelanjutan di Indonesia. Masker kain APY ini bahkan dapat dicuci dan aman untuk dikenakan kembali.

VSF yang digunakan untuk memproduksi masker kain tersebut pun 100% berbahan dasar tanaman, teruji secara klinis, dan telah diganjar sertifikat Seedling compostable dan DIN-Geprüft industrial compostable. Sertifikasi OEKO-TEX® STD 100 menyatakan bahwa VSF telah teruji bebas dari material berbahaya dan aman digunakan.

Semenjak Maret 2020, APR telah memproduksi lebih dari 100.000 masker kain dan mendistribusikannya ke kelompok-kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional kami. Masker ini dibagikan juga kepada para karyawan dan keluarga mereka yang tinggal di Kompleks Riau Andalan Pulp & Paper di Pangkalan Kerinci, dibagikan juga ke kantor pemerintah, kantor polisi, lembaga-lembaga resmi daerah.

Spesialis Bidang Pembelajaran dan Pengembangan APR, Edy Saputra, mengaku selalu menggunakan masker yang disediakan oleh APY untuk beraktivitas.

“Menurut saya masker kain ini nyaman digunakan, tidak membuat kita sulit bernapas, dapat digunakan kembali, dan tidak membekas di kulit ketika saya melepasnya,” ungkap Edy.

masker kain
APR membagikan masker kain untuk karyawan dan keluarga mereka.

Baru-baru ini, APR juga berkolaborasi dengan tim Forest Protection dari Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk melaksanakan Program Desa Bebas Api (Fire-Free Village Program – FFVP) tahunan, di mana mereka membagikan 2.430 masker kain untuk para penduduk di Kecamatan Pelalawan, sebagai pengganti acara tahunan yang biasanya diselenggarakan untuk melibatkan warga sekitar dalam kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

FFVP bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat lokal tentang pentingnya pencegahan kebakaran lahan dan hutan, melalui pembagian komik berseri dengan judul ‘Alam dan Bunga’ yang cukup populer di kalangan pelajar dan anak-anak di Riau. Dilakukan juga acara pemutaran film dan sesi tukar informasi dengan melibatkan warga.

Koordinator Masyarakat Peduli Api, Riana Ekawati, menjelaskan bahwa acara tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilangsungkan di tengah pandemi sehingga masyarakat tidak bisa berkumpul untuk mengikuti acara.

masker kain ramah lingkungan
APR membagikan masker kain terbuat dari viscose yang dapat digunakan kembali kepada masyarakat.

“Jadi edukasi pencegahan kebakaran biasanya kita laksanakan dengan cara tim kami mengunjungi rumah-rumah masyarakat dan berbincang langsung dengan mereka,” jelas Riana.

“Ketika berkunjung, kami menyadari bahwa banyak masyarakat yang tidak memiliki masker yang layak, ditambah lagi terbatasnya sumber daya untuk membeli masker baru selama pandemi. Itulah mengapa kami berkolaborasi dengan APR untuk memproduksi dan membagikan masker kain yang dapat digunakan kembali untuk masyarakat, masker ini juga terbuat dari viscose yang diproduksi secara lokal,” tambahnya.

Riana mengungkapkan bahwa, “Masyarakat sangat senang menerima masker tersebut dan langsung mengenakannya. Kami juga memastikan bahwa mereka paham cara memakai masker yang benar dan juga acara mencuci masker yang benar. Kami sampaikan juga bahwa masker ini tidak perlu dibuang karena tahan lama dan dapat digunakan kembali.”

Seorang siswi kelas empat dari SD 001 di Kecamatan Pelalawan, Tengku Maziya Rahma, tidak dapat menyembunyikan rasa gembira ketika menerima masker kain ramah lingkungan yang didapatnya dari tim APR dan FFVP.

“Saya tidak menyangka masker kain ini dibuat di daerah kami, di Pangkalan Kerinci,” ujarnya.

cara menggunakan masker yang benar
Kolaborasi APR dengan FFVP untuk membagikan masker kain ke masyarakat di Pelalawan.

Direktur APR, Basrie Kamba, mengatakan bahwa “sebagai produsen viscose yang terintegrasi, mulai dari perkebunan yang dikelola secara berkelanjutan hingga ke VSF, kami berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi kami. Hal ini sejalan dengan filosofi dari pendiri perusahaan ini agar bisnis kami selalu baik bagi masyarakat, baik bagi negara, baik bagi iklim, baik bagi pelanggan, barulah kami bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

“Di masa-masa yang sulit ini, kami ingin ada untuk membantu masyarakat. Memastikan bahwa setiap keluarga memiliki masker yang layak agar mereka bisa tetap menjaga kesehatan dan kesejahteraan. APR juga mengembangkan kerja sama dengan pihak lain untuk terus memproduksi masker kain ramah lingkungan, termasuk kerja sama dengan PT Pan Brothers Tbk dan kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah Juwana Juwono di Jawa Timur,” pungkasnya.


Artikel Terkait

APR Mengatur Gathering Celebrating ‘The Journey from Sustainable Fibre to Fashion’

APR menyelenggarakan pertemuan roundtable dengan 45 perwakilan dari industri fesyen Indonesia merayakan perjalanan dari sustainable fibre ke dalam fesyen.

Follow Our Fibre Kembali Hadir Memenuhi Kebutuhan Industri untuk Transparansi dan Akuntabilitas yang Lebih Baik

Dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat atas perubahan iklim dan tanggung jawab lingkungan, konsumen fesyen menuntut lebih transparansi dan akuntabilitas dari […]

Highlights dari Kuartal Ketiga dan Keempat 2019

Sebuah rangkuman dari highlights semester kedua APR di tahun 2019. Di awali dengan diluncurkannya “Everything Indonesia” pada Gala Dinner bersama […]