APR Mendukung Desainer Muda di MUFFEST 2020

Perancang busana muda di Indonesia kembali diberi kesempatan untuk memamerkan desain mereka di panggung peragaan busana di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) tahun ini, terima kasih kepada Asia Pacific Rayon (APR).

APR mensponsori Modest Young Designer Competition (MDYC), sebuah kompetisi tahunan di MUFFEST dimana para desainer muda bersaing satu sama lain selama 10 minggu dan ditantang untuk menghasilkan koleksi busana terbaik.

Kompetisi MYDC 2020 dimulai pada Oktober 2019, ketika peserta harus melewati tahap seleksi dengan mengirimkan desain mereka ke para juri yang terdiri dari lima pelatih selaku tim penilai.

muffest young designers competition
Dua kontestan selama kelas pelatihan di Kantor Pusat APR di Jakarta

Para pelatih tahun ini adalah desainer terkenal Indonesia, yaitu Ali Charisma, Sofie, Dian dan Taruna, serta Sheila Marisa Rachmat, Marketing Communication Head APR.

Kompetisi ini menerima lebih dari 600 pendaftar yang ingin bergabung dengan MYDC dengan 444 sketsa desain yang masuk di tahun ini.

Dari jumlah tersebut, 15 finalis dipilih untuk menyajikan sketsa desain mereka kepada para pelatih pada bulan Desember 2019.

Pada setiap sesi Coaching, setiap finalis memiliki waktu sekitar 30 menit untuk mendiskusikan desain mereka dengan para pelatih, yang akan memberikan saran yang membangun. Para finalis harus mengubah sketsa desain mereka menjadi potongan busana aktual dalam waktu kurang dari sebulan, dengan saran dan bimbingan para juri dari jarak jauh.

APR memberi semua peserta kain viscose ramah lingkungan, untuk dikerjakan. Setiap desain pakaian nantinya memiliki setidaknya 50 persen bahan kain dari viscose.

Pada Januari 2020, 15 finalis harus mempersembahkan enam koleksi penampilan mereka kepada para pelatih di coaching terakhir sebelum memulai debut koleksi mereka pada panggung peragaan busana MUFFEST 2020 pada bulan Februari.

Pada peragaan busana yang diadakan bagi finalis, masing-masing desainer muda memamerkan tiga pakaian terbaik mereka di panggung. Para desainer tersebut kemudian dinilai berdasarkan konsep desain awal dan sketsa, orisinalitas desain, dan bagaimana pakaian pada akhirnya terlihat saat di peragaan.

muslim menswear asia pacific rayon apr Indonesia fashion
Eugene Kharisma muncul dengan tiga model hasil rancangannya di panggung peragaan busana MUFFEST 2020

Eugene Kharisma keluar sebagai pemenang utama MYDC 2020, Eugene berhak mendapat hadiah uang tunai 30 juta rupiah, serta slot gratis pada peragaan busana di MUFFEST 2021 tahun depan.

Eugene mengatakan inspirasi untuk koleksi kemenangannya yakni dari cakrawala Bumi, itulah mengapa tema yang ia berikan untuk rancangannya dinamai ‘Cakravala’.

“Kompetisi ini sangat menantang – saya harus membuat desain yang sejalan dengan tema kompetisinya yakni ‘Young and Sustainable’, serta saya ingin koleksi saya tampak abadi.

“Syukurlah, saya pernah beberapa kali menjadi model dalam sejumlah peragaan busana berbahan viscose APR yang menampilkan karya dari perancang dari Indonesian Fashion Chamber sebelumnya. Viscose ini terasa nyaman kainnya,” ucap Eugene.

Eugene menambahkan bahwa kehadiran APR di Indonesia memberikan peluang bagi kain yang berkelanjutan agar lebih mudah diakses oleh perancang busana dan konsumen.

“Dengan dukungan APR, kami yang ada di industri fesyen bisa menjadi lebih sadar, dan memahami dampak fesyen terhadap lingkungan. Viscose yang mudah terurai dari APR adalah bahan alternatif untuk konsumen yang lebih sadar lingkungan,” katanya.

sustainable fashion muslim wear muffest
Dari kiri ke kanan: model menampilkan desain dari para pemenang lainnya, Widi Widiasari pemenang kedua, Tyffanyara pemenang keempat, dan Jovi Ahmedi pemenang ketiga.

Widi Widiasari, Jovi Ahmedi dan Tiffanyara keluar sebagai pemenang kedua, ketiga dan keempat, dan juga menerima hadiah uang tunai.

Sheila mengatakan bahwa rancangan-rancangan yang masuk ke para juri menunjukkan bakat desainer-desainer muda di Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan.

mmuslim wear sustainable fashion viscose apr
Semua pemenang berfoto bersama para pelatih

“Sebagai pelaku industri fesyen, APR harus mendukung mereka. Para pemenang kompetisi memiliki desain yang luar biasa yang menunjukkan orisinalitas, kreativitas, dan keinginan untuk bekerja lebih semangat berkreasi,” kata Sheila.

Sheila menambahkan bahwa APR berencana untuk terus mendukung MYDC di MUFFEST 2021.

“Dengan melakukan itu, kami berharap dapat memperkenalkan viscose APR ke lebih banyak desainer muda, serta meningkatkan penggunaan viscose dalam industri fesyen secara keseluruhan,” tambahnya.

Baca juga
Saat Viscose APR Berpadu dengan Tenun Khas Riau di MUFFEST 2020
‘Everything Indonesia’ APR Kembali Hadir di Muslim Fashion Festival 2020


Artikel Terkait

APR Mendukung Posyandu di Riau, Indonesia

Sebagai bagian dari usaha mendukung propinsi Riau dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Asia Pacific Rayon (APR) […]

Peserta ASPiRE Dalami Sustainability Produksi Rayon Viskosa di APR

Brett Chun Hao Yang, tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa pendidikan yang ditempuhnya di jurusan Teknik Kimia di Universitas California akan […]

Karyawan Asia Pacific Rayon Beraksi pada kegiatan Founder’s Day RGE 2019

Karyawan Asia Pacific Rayon menghadiri acara Founder’s Day RGE di Pangkalan Kerinci, provinsi Riau, Indonesia. Acara yang diselenggarakan selama 2 […]