Terapkan Kaizen, Asia Pacific Rayon Lakukan Perbaikan Terus-menerus

Di dunia yang mengglobal, kemampuan untuk terus melakukan perbaikan tidak hanya mengenai keuntungan bisnis semata, tetapi juga sangat penting dalam semua aspek keberlanjutan dan efisiensi operasi demi kelangsungan hidup perusahaan mana pun.

Di Asia Pacific Rayon (APR), perbaikan terus-menerus diterapkan dengan begitu serius. Kami bahkan memiliki sebuah departemen yang didedikasikan untuk mengimplementasikan proyek perbaikan berkelanjutan atau continuous improvement, dinamakan Business Continuous Improvement Department (BCID). Secara garis besar, tanggung jawab terbesar BCID adalah memastikan agar perusahaan terus menerapkan Kaizen. Di APR, Kaizen menjadi dasar untuk menentukan langkah berkelanjutan demi memastikan proses produksi yang lebih baik, produk berkualitas tinggi, efisiensi biaya produksi, pengurangan limbah, dan meningkatnya keselamatan kerja.

Seorang Continuous Improvement Champion di BCID APR, Ropii Siregar, menjelaskan bahwa Kaizen bahkan telah diterapkan semenjak awal APR beroperasi.

Proyek Kaizen pertama APR dimulai pada tahun 2019 dengan tujuan meningkatkan kualitas viscose. Semenjak itu, telah diterapkan sebanyak 17 proyek Kaizen yang bertujuan meningkatkan berbagai aspek dalam bisnis APR.

Proyek Kaizen biasanya dimulai dengan rentang waktu berpola ‘3+1+3’: tiga minggu pelatihan pra-proyek, seminggu pelaksanaan proyek secara menyeluruh, diikuti dengan tiga bulan menuju pencapaian target pasca-proyek Kaizen.

why kaizen is important for business

“Sejauh ini, pengadopsian Kaizen tidak hanya mendukung perusahaan kami untuk mencapai target operasi dan tujuan bisnis, namun juga membantu membentuk pola pikir yang fokus pada perbaikan terus-menerus di benak para rekan kerja kami, agar siap untuk terus berkontribusi dalam membantu perusahaan untuk tumbuh secara berkelanjutan,” ungkap Ropii.

Karyawati APR, Novita, yang juga pernah terlibat langsung dalam sebuah proyek Kaizen di perusahaan, dengan fokus untuk mengurangi kerusakan roller machine dan optimalisasi efisiensi proses wrapping.  Ia mengaku, menghadiri in-house training pra-proyek dan mendapatkan pengalaman langsung dalam proyek Kaizen memungkinkan dirinya memiliki pola pikir Kaizen yang telah membuat perbedaan besar dalam cara ia menyelesaikan pekerjaannya.

“Dengan memahami Kaizen, saya dan tim dapat terus meningkatkan kualitas dan konsistensi di departemen viscose APR. Sekarang, kami dapat melakukan perencanaan kerja dengan lebih baik, sekaligus menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Filosofi ini bahkan membantu kami mengurangi limbah produksi,” lanjutnya.

“Menurut saya, Kaizen membantu saya berkembang dalam tiga hal: kemampuan kerja, kualitas kerja, dan pengetahuan mesin,” tambahnya.

Pada tahun 2020, lebih dari separuh proyek Kaizen yang berhasil diselesaikan seputar keberlanjutan atau sustainability. Susan Slabbert, Sustainability Specialist APR, terus memonitor keberlanjutan operasional di pabrik APR dan mengoordinasikan beberapa proyek Kaizen di sana.

continuous improvement is important in company

Menurut Susan, “proyek tersebut sebagian besar untuk meningkatkan performa keberlanjutan APR, seperti pengurangan konsumsi bahan kimia, peningkatan pemulihan bahan kimia agar dapat digunakan kembali, dan produksi yang lebih bersih untuk mengurangi limbah padat.”

“Dengan memanfaatkan pola pikir Kaizen, kami telah berhasil meningkatkan kinerja keberlanjutan kami dan mengidentifikasi peluang agar dapat menyesuaikan dengan standar industri internasional tertinggi untuk manufaktur bersih, memanfaatkan teknologi dan solusi baru yang canggih, meningkatkan keterampilan karyawan kami dan memfasilitasi pemikiran out of the box untuk mengidentifikasi solusi dalam meningkatkan operasi kami,” tambah Susan.

APR selalu konsisten dalam melakukan perbaikan terus-menerus, dan menjadi produsen viscose terdepan yang bertanggung jawab, sejalan dengan prinsip bisnis RGE yakni 5Cs yang percaya bahwa dengan memberikan yang terbaik bagi Masyarakat, Negara, Iklim, dan Pelanggan, maka tindakan kita akan memberikan kebaikan bagi Perusahaan.

 

Baca juga

APR Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terhadap Masker Ramah Lingkungan


Artikel Terkait

Hari Populasi Sedunia 2020 – Kesehatan dan Hak-Hak Perempuan dalam Masa COVID-19

Mengenal beberapa wanita di Asia Pacific Rayon (APR) Hari Populasi Dunia tahun ini terfokus pada berbagai tantangan – kesehatan, ekonomi, […]

Keterlacakan Rantai Pasokan: Jalur Menuju Fesyen Berkelanjutan

Industri fesyen sedang berada dalam pengawasan ketat dari konsumen yang menuntut bukti produksi yang berkelanjutan. Penelusuran rantai suplai yang ditenagai […]

Tim APR mengunjungi Pameran Indonesia Interntional Textile dan Garment Mahinery & Accessories ke-16

Tim APR mengunjungi Indo Intertex yang menampilkan perkembangan terbaru dalam mesin dan peralatan, dan Inatex memamerkan bahan baku dari fibre, benang, fibre, pakaian, dan aksesoris seperti ritsleting, kancing, ikat pinggang, dan produk non woven pada bulan April 2018.