Asia Pacific Rayon Bekerja Sama dengan Brand Fashion Modest di Jakarta Muslim Fashion Week

Asia Pacific Rayon (APR) baru saja bekerja sama dengan 5 lokal brand fashion modest pada Jakarta Muslim Fashion week (JMFW) untuk menampilkan kain viscose rayon yang berkelanjutan dan diproduksi di Indonesia. Beberapa koleksi menampilkan jilbab dan gaun panjang dengan berbagai warna dan model dari rayon.

“Keterlibatan APR pada JMFW sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung perkembangan tekstil berkelanjutan di industri fashion Indonesia. Kami juga ingin mendukung tujuan pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia,” ungkap Basrie Kamba, Direktur APR.

Beliau menambahkan bahwa sifat viscose yang lembut dan nyaman digunakan membuatnya menjadi material yang sangat cocok bagi pakaian muslim, khususnya di negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Salah satu brand yang bekerja sama dengan APR di JMFW adalah Bajufuku, dengan konsep “White Stories”. Keseluruhan koleksi ini terinspirasi dari kain yang dipakai oleh muslimah di Mekah dengan desain border yang kreatif dan inovatif.

Koleksi dari desainer Indonesia lainnya, Yuliani Fitri, membawa konsep Twist Korea yang diaplikasikan pada Batik Sekar Jagad, motif batik tradisional dari Jawa Tengah. Koleksi ini menampilkan warna biru tua dan putih sebagai warna utamanya, dengan material yang terbuat dari limbah tekstil daur ulang.

Pakaian muslimah dari Renatha juga turut hadir dengan menampilkan koleksi berkonsep bumi dipadukan dengan warna neon yang cukup kontras.

APR juga berkolaborasi dengan sekolah desain JMFW, termaksud Islamic Fashion Institute dan Universitas Kristen Maranatha. Dalam acara tersebut, Universitas Kristen Maranatha menampilkan koleksi batik lasem yang berkelanjutan dengan motif teknik celup. Universitas ini bekerja sama dengan seniman lokal yang memproduksi batik lasem secara manual dengan nuansa yang didominasi warna biru dan putih.

The Islamic Fashion Institute dan Universitas Kristen Maranatha adalah 2 dari 7 sekolah desain yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan APR di awal tahun ini. Dalam perjanjian ini, APR akan menyediakan akses penelitian untuk kain rayon berkelanjutan dan juga bekerja sama dengan para pelaku UMKM lokal di bidang fesyen.

Indonesia memiliki visi untuk menjadi pusat fashion modest dunia pada tahun 2024. Saat ini, Indonesia menduduki posisi ke-3 dalam industri fashion modest, setelah Uni Emirat Arab dan Turki, berdasarkan Laporan Ekonomi Global Islam tahun 2019/2020.


Artikel Terkait

Asia Pacific Rayon Dukung Rumah Pangan Lestari Bagi Masyarakat Kerinci

Asia Pacific Rayon (APR) secara aktif mendukung program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), skema yang dicanangkan pemerintah untuk mendorong produksi […]

Highlights dari Kuartal Kedua 2019

Banyak kemajuan terjadi selama kuartal kedua dalam tahun 2019 ini! Pada perdiode ini, kami berfokus pada sertifikasi. Kami dengan bangga […]

APR Membawa Batik Daerah ke Tingkat Yang Lebih Tinggi

Batik Indonesia telah ditambahkan ke daftar Warisan Budaya Tak-benda Kemanusiaan UNESCO pada tahun 2009, karena telah diakui secara internasional sebagai […]