Endah: Sosok Kartini Masa Kini yang Mengabdi untuk Posyandu Pangkalan Kerinci

Seiring dengan semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19 dalam skala global, pemerintah negara-negara di dunia menghimbau peningkatan edukasi mengenai bahaya dan pencegahan virus ini bagi setiap lapisan masyarakat.

Di Indonesia, salah satu implementasi edukasi ini dilakukan melalui Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), dan Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Para pekerja Posyandu, sebagaimana para pekerja Puskesmas, berperan untuk menghimbau masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan. Selain rutin mengunjungi masyarakat untuk memberikan edukasi (sambil tetap menjaga social distancing dan memastikan terjaganya standar sanitasi), mereka juga menjadwalkan kelas-kelas sosialisasi terkait Covid-19 untuk anggota masyarakat yang ingin tahu lebih banyak.

Di Pangkalan Kerinci, salah satu pekerja Posyandu mitra Asia Pacific Rayon (APR) yang penuh dedikasi dalam melaksanakan perannya adalah Endah Dwi Saputri. Sebagai ahli gizi terlatih, Endah Dwi Saputri biasanya memberikan banyak informasi kepada para ibu hamil terkait kebutuhan nutrisi yang harus dicukupi selama periode menjelang kehamilan. Ia juga banyak mengedukasi para orang tua perihal asupan nutrisi terbaik bagi bayi dan balita.

Sekarang, Endah Dwi Saputri juga turut andil dalam memerangi pandemi Covid-19. Ia adalah salah satu relawan kader Posyandu di Pelalawan yang turut menganjurkan masyarakat untuk memahami pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker sebagai upaya melawan virus ini di Pangkalan Kerinci.

“Saya lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja untuk membantu mengedukasi masyarakat terkait virus Corona. Saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk transformasi ilmu, masyarakat yang tahu lebih banyak mengenai virus ini hendaknya ikut membantu menyebarkan edukasi,” ucapnya.

Latar belakang profesi Endah membuatnya turut andil dalam meyakinkan masyarakat agar selalu menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan yang teratur.

“Nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sangat penting untuk menjaga kekuatan sistem imun kita – terlebih dalam situasi seperti ini,” terang Endah yang kerap mendapatkan beberapa penghargaan di bidang ahli ilmu gizi skala provinsi dan nasional di tahun 2019.

Dalam semangat Kartini, Endah mengungkapkan bahwa ia tidak melihat adanya perbedaan gender dalam bekerja membantu masyarakat di sektor kesehatan. Ia bersyukur bahwa baik pria maupun wanita, sama-sama dihargai atas usaha dan kerja keras dalam menolong masyarakat.

“Penyakit ini tidak memilih akan menjangkit pria atau wanita. Oleh karena itu, perbedaan gender tidak seharusnya menjadi faktor dalam upaya mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan – yang terpenting adalah memahami informasi yang tepat dan faktual,” pungkas Endah.

APR telah bermitra dengan Dinas Kesehatan tingkat provinsi dan daerah untuk mendukung upaya para garda terdepan, khususnya Posyandu dan Puskesmas, untuk memerangi penyebaran Covid-19 di Pangkalan Kerinci, Riau, Indonesia.

Baca juga
APR: Berbuat Baik untuk Masyarakat dan Negara dalam Masa Pandemi


Artikel Terkait

Bagaimana Celine Membantu Desainer Muda Praktikan Fesyen Berkelanjutan Bersama APR

Sebelum bergabung bersama Asia Pacific Rayon (APR), Celine selalu bermimpi menjadi seorang desainer. Sekarang, gadis berumur 23 tahun ini menyadari […]

Highlights Kuarter Keempat ditahun 2020

Rangkuman di kuartal terakhir tahun 2020 di antaranya adalah keberhasilan APR meraih penghargaan Readiness INDI 4.0 yang dipersembahkan oleh Kementerian […]

APR Inisiasi Pencegahan Stunting Lewat Pos Pemantauan Gizi

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang ditandai dengan perawakan yang lebih pendek dari anak-anak sebayanya dan perkembangan otak […]