Seragam Baru dari Bahan Lokal Viscose bagi Pelajar di Pelalawan

Asia Pacific Rayon (APR) telah mendistribusikan seragam baru yang dibuat dari viscose yang diproduksi secara lokal kepada lebih dari 1.200 anak sekolah di Kabupaten Pelalawan, Riau, Sumatra.

Seragam dibagikan pada upacara yang diadakan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu PT. Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP), perusahaan saudara dari APR. Acara ini dihadiri oleh Bupati Pelalawan, H.M Harris dan Ketua DPRD Pelalawan, Hadi Sukemi.

Bupati Pelalawan, H. M Harris, menyambut baik sumbangan seragam tersebut dan mengatakan operasi APR adalah bukti potensi industri lokal di kabupaten Pelalawan untuk berkembang dan bersaing secara global.

Pelalawan Regent appreciate viscose uniform program Asia Pacific Rayon

“Di kabupaten Pelalawan kami tidak hanya memiliki operasi pabrik kertas kelas dunia, kami sekarang juga memiliki pabrik rayon dengan kemampuan untuk menghasilkan serat viscose-rayon berkualitas baik yang digunakan untuk pakaian. Semuanya mulai dari perkebunan hingga fesyen berasal dari sini di Pelalawan. Pelalawan telah memasuki 30 kabupaten terbaik yang berkontribusi pada agenda pertumbuhan nasional,” katanya.

Sebanyak 1.290 seragam dibagikan di lima sekolah dasar, yaitu: SDN 006 Sering; SDN 006 Simpang Perak Jaya; SDN 010 Pangkalan Kerinci; SDN 012 Lalang Kabung; SDN 014 Pangkalan Delik. Kelima sekolah tersebut semuanya berlokasi di sekitar pabrik APR.

Wan Mohammad Jakh Anza, General Manager, Stakeholder Relation RAPP-APR, mengatakan pemberian seragam sekolah mencerminkan komitmen APR untuk mendukung akses bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan berkualitas terbaik.

“Kami ingin semua anak, terlepas dari latar belakang dan kelas, memiliki akses pendidikan yang tak terbatas. Inilah sebabnya kami bekerja sama dengan pihak pemerintah kabupaten untuk menyediakan seragam sekolah untuk anak-anak, dimana seragam tersebut yang terbuat dari bahan yang dingin dan ringan, sehingga para pelajar akan merasa nyaman sepanjang hari,” paparnya.

Serat viscose-rayon yang diproduksi oleh APR berasal dari perkebunan yang dikelola secara berkelanjutan dan bertanggung jawab di Riau. Prosesnya dimulai dari pulp menjadi bubur pulp, bahan baku yang digunakan untuk memproduksi serat viscose-rayon dan selanjutnya dipintal menjadi produk tekstil.

Aprilyanti, seorang guru di SDN 012 Lalang Kabung, mengatakan “Kami sangat senang melihat seragam baru ini didistribusikan, dan kami berharap kolaborasi ini berlanjut”.

 

Baca juga

APR Mendukung Posyandu di Riau, Indonesia


Artikel Terkait

APR Gelar Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat di 7 desa di Pelalawan

Asia Pacific Rayon (APR) mengadakan pemeriksaan kesehatan masyarakat di tujuh desa, memberikan kesempatan kepada lebih dari 400 orang untuk berkonsultasi […]

Highlights Kuarter Ketiga ditahun 2020

Rangkuman kami di kuartal ketiga tahun 2020, termasuk peluncuran Jakarta Fashion Hub, sebuah ruang kolaborasi oleh APR bagi para pencinta […]

Tim APR mengunjungi Pameran Indonesia Interntional Textile dan Garment Mahinery & Accessories ke-16

Tim APR mengunjungi Indo Intertex yang menampilkan perkembangan terbaru dalam mesin dan peralatan, dan Inatex memamerkan bahan baku dari fibre, benang, fibre, pakaian, dan aksesoris seperti ritsleting, kancing, ikat pinggang, dan produk non woven pada bulan April 2018.