Menteri Perdagangan Apresiasi Kontribusi APR untuk Sektor Tekstil Indonesia

Asia Pacific Rayon (APR) mengadakan pertemuan dengan lebih dari 200 pemangku kepentingan di Jakarta untuk berbagi fokus pada inovasi dan keberlanjutan, serta komitmen berkelanjutan kami dalam mengembangkan sektor tekstil di Indonesia.

mendag zulkifli hasan industri tekstil

Tema pertemuan – ‘From Plantation to Fashion in a Sustainable Way’ – dirancang untuk mencerminkan skala dan ruang lingkup bisnis APR sejak pertama kali beroperasi pada tahun 2018.
Silaturahmi ini dihadiri oleh Menteri Perdagangan Indonesia, Zulkifli Hasan, beserta pejabat senior dari pemerintah dan beberapa kedutaan besar Indonesia, pelanggan domestik dan internasional, serta mitra bisnis dan perwakilan dari kelompok bisnis RGE lainnya. Dalam sambutannya, Menteri Zulkifli mengakui kontribusi APR terhadap pemulihan ekonomi nasional sebagai produsen serat viscose rayon yang ramah lingkungan.

asia pacific rayon

Praveen Singhavi, Penasihat Khusus untuk APR, mengatakan: “Saat ini, APR adalah salah satu produsen serat viscose rayon terintegrasi terbesar di dunia, memungkinkan kami untuk memberikan viscose berkualitas tinggi untuk Indonesia dan pasar tekstil global. Seperti Indonesia dan negara-negara lain di dunia. pergeseran dunia menuju bio-ekonomi dan pembangunan rendah karbon, industri fashion dan tekstil dapat dan harus menjadi bagian dari transisi ini. Langkah pertama adalah dengan memilih bahan yang tepat, dan viscose adalah bahan terbarukan berbasis bio.”

“APR adalah Everytthing Indonesia, dan kami akan terus berinvestasi besar-besaran dalam R&D dan inovasi yang memungkinkan kami menghadirkan viscose berkualitas tinggi untuk Indonesia dan pasar tekstil global. Kami akan tetap berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi kami terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,” tambahnya.

tekstil dalam negeri

Pada kesempatan yang sama, Direktur APR Basrie Kamba menjelaskan ketergantungan Indonesia terhadap impor serat viscose rayon semakin berkurang seiring dengan beroperasinya APR pada 2018.
Dan untuk menjawab permintaan global akan viscose rayon yang terus meningkat, APR berencana meningkatkan kapasitas produksinya, dari 300.000 ton menjadi 600.000 ton per tahun.

bangga buatan indonesia

Dalam Gala Dinner tersebut, APR juga menampilkan rangkaian fashion show dari customer brand baik dalam dan luar negeri yang menampilkan gaun berbahan viscose dan Lyocell, produk serat rayon berkualitas tinggi yang ramah lingkungan. Koleksi tersebut menampilkan berbagai busana sehari-hari untuk pria, wanita, dan busana muslim. Semua pakaian tampak cantik dan jatuh berayun saat para model berjalan di runway.

###


Artikel Terkait

Mengarungi Siklus Biologis – Bagaimana Serat Hutan dapat Mendorong Ekonomi Sirkular

OIeh Ken Hickson Published by PEFC on Eco-Business Kadang orang berpikir hidup kita hanya berputar-putar di tempat saja, memang benar! […]

Follow Our Fibre Kembali Hadir Memenuhi Kebutuhan Industri untuk Transparansi dan Akuntabilitas yang Lebih Baik

Dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat atas perubahan iklim dan tanggung jawab lingkungan, konsumen fesyen menuntut lebih transparansi dan akuntabilitas dari […]

Gandeng Jakarta Fashion Hub, PURANA X Hakim Satriyo Luncurkan Koleksi Pakaian Berbahan Ramah Lingkungan

Nyatanya, tak banyak yang tahu betapa Jakarta Fashion Hub sangat terbuka untuk berkolaborasi bersama para desainer dalam negeri Oleh Astrid […]