Asia Pacific Rayon Mengumumkan Kemitraan Dengan IBCSD

Jakarta, 31 Desember 2019 – Asia Pacific Rayon (APR) menutup tahun 2019 mengumumkan kemitraan dengan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD). Melalui kemitraan ini, APR sebagai salah satu perusahaan penghasil rayon terintegrasi yang terbesar didunia, berkomitmen terhadap sumber bahan baku yang berkelanjutan dan manufaktur yang efisien.

“Tren industri fashion saat ini, mulai menuntut transparansi dalam hal value chain dan operasional yang efisien dan ramah terhadap lingkungan. Ini membutuhkan kolaborasi dari para pihak, termasuk pemerintah dan sektor industri dan kemitraan antara APR dan IBCSD akan saling melengkapi .i untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” kata Basrie Kamba, Director Asia Pacific Rayon, mengatakan

APR, asia pacific rayon, ibcsd, sustainability, sustainable development goals, sdgs

Shinta W. Kamdani sebagai Steering Committee President IBCSD dan juga Wakil Ketua Umum KADIN Bidang International, didampingi oleh pengurus KADIN, berkunjung ke booth APR saat acara Trade Expo Indonesia.

Nilai-nilai inilah yang melatarbelakangi APR untuk berkolaborasi dengan IBCSD sebagai sebuah lembaga yang menyediakan platform bagi bisnis untuk berbagi dan mempromosikan praktik terbaik dalam mengatasi risiko dan memanfaatkan peluang yang terkait dengan pembangunan berkelanjutan. IBCSD juga akan bertindak sebagai katalis untuk memberi masukan dan berdialog dengan pemerintah dan juga masyarakat sipil serta memberikan solusi bisnis untuk kebijakan Indonesia tentang masalah keberlanjutan.

Indah Budiani, Direktur Eksekutif IBCSD mengatakan: “Ketika para pemangku kepentingan utama dalam rantai nilai tekstil bersatu dalam dialog dan kolaborasi, industri fashion secara keseluruhan akan menjadi lebih kompetitif, lebih ulet dan mudah beradaptasi di dunia yang berubah cepat, karena masyarakat dan konsumen menuntut lebih banyak akuntabilitas dan tindakan untuk pembangunan berkelanjutan. ”

Menurut Basrie, kehadiran APR juga untuk mendukung produsen dalam negeri dan ambisi Indonesia untuk mengembangkan industri tekstil, termasuk untuk memenuhi tren fesyen yang mulai menyadari pentingnya pengaruh lingkungan secara global. Aliansi PBB untuk fesyen berkelanjutan, yang didirikan pada Maret 2019, menargetkan sektor swasta, negara-negara anggota PBB, LSM dan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk menciptakan gerakan terpadu pada industri fesyen yang lebih berkelanjutan, hal ini sejalan dengan praktik-praktekberkelanjutan dan memastikan sistem penelusuran, sumber bahan baku yang berkelanjutan, operasi manufaktur dan pemenuhan hak-hak pekerja yang bertanggung jawab.

Indonesia saat ini merupakan salah satu produsen rayon terbesar di dunia dengan total kapasitas 800.000 ton per tahun. Dengan konsumsi domestik berkisar antara 350.000 dan 400.000 ton per tahun, produksi viscose rayon memiliki banyak potensi untuk meningkatkan permintaan lokal dan mengurangi impor.

Tentang IBCSD:

IBCSD menyediakan platform bagi bisnis untuk berbagi dan mempromosikan praktik terbaik dalam mengatasi risiko dan memanfaatkan peluang yang terkait dengan pembangunan berkelanjutan. Ini juga akan bertindak sebagai mitra utama bagi pemerintah dan masyarakat sipil yang memberikan masukan dan solusi bisnis untuk kebijakan Indonesia tentang masalah keberlanjutan.

www.ibcsd.or.id

Tentang Asia Pacific Rayon:

Asia Pacific Rayon adalah produsen rayon viskosa pertama yang terintegrasi secara penuh di Asia dari hutan taman industri terbarukan. Pabrik berkapasitas 240,000 ton yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, ini menggunakan teknologi produksi terkini dalam menghasilkan rayon berkualitas tinggi untuk kebutuhan tekstil dan produk kebersihan pribadi.

APR berkomitmen untuk menjadi produsen viscose rayon terkemuka yang memiliki prinsip keberlanjutan, transparansi, dan efisiensi operasional, melayani kepentingan masyarakat dan negara, dan memberikan nilai kepada pelanggan.

Kontak Media:
Djarot Handoko
Head of Corporate Communications, Asia Pacific Rayon
info@aprayon.com