Menciptakan Nilai Berkelanjutan, From Plantation to Fashion

APR Merilis Laporan Perdana Perkembangan Keberlanjutan

 

Jakarta, 16 November 2020Asia Pacific Rayon (APR) telah merilis Laporan Perkembangan Keberlanjutan perdana yang mencakup 18 bulan pertama operasinya dari Januari 2019 hingga Juni 2020. Diresmikan secara langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo pada Februari 2020, operasional APR terintegrasi secara vertikal dari perkebunan serat terbarukan hingga fasilitas manufaktur tekstil bernilai tinggi, yang terletak di provinsi Riau, Sumatera.

Upaya APR untuk melaporkan kinerja keberlanjutannya menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap produksi viscose yang bertanggung jawab. Laporan tersebut, bertema ‘Menciptakan Nilai Berkelanjutan, From Plantation to Fashion’, merinci upaya keberlanjutan APR yang difokuskan pada manufaktur yang bersih, sumber yang berkelanjutan, dan inisiatif untuk mendukung karyawan dan masyarakat.

Basrie Kamba, Direktur APR, mengatakan: “Dalam 18 bulan pertama bisnis kami, kami fokus pada meletakkan fondasi yang kuat dengan menanamkan keberlanjutan dalam cara kami beroperasi – baik sebagai produsen, pemberi kerja, anggota komunitas lokal atau global warga perusahaan. Operasi kami dipandu oleh kebijakan keberlanjutan kami. Kami berusaha untuk secara aktif memantau kinerja kami untuk mengembangkan dasar yang dapat digunakan untuk meningkatkan, dan untuk membandingkan diri kami dengan rekan-rekan industri, dengan tujuan untuk menjadi produsen viscose kuartil teratas.”

 

Keunggulan Manufaktur

Khususnya, APR telah memperoleh serangkaian sertifikasi yang berkaitan dengan manufaktur, sumber bahan baku, dan produk. Ini adalah produsen viscose pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi STeP yang diakui secara internasional oleh OEKO-TEX. Produk APR memiliki label OEKO-TEX Standard 100, USDA Biobased, MADE in GREEN oleh OEKO-TEX,  “Tested-Tested for Toxins” oleh FKT secara medis. Ia memperoleh ISO 9001 untuk manajemen mutu dan 14001 untuk sistem manajemen lingkungan, dan OHSAS 18001 untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Sertifikasi Rantai Penelusuran PEFC menegaskan sumber dari 100% dissolving wood pulp yang tersertifikasi.

Selanjutnya, pada bulan September 2020, APR memperbarui kebijakan keberlanjutannya, memperkuat komitmen manufaktur bersihnya terhadap Roadmap ZDHC dan mengadopsi roadmap terikat waktu untuk memenuhi tingkat emisi dan konsumsi yang ditetapkan dalam EU BAT.

 

Berkontribusi untuk Indonesia & Komunitas Lokal

Sebagai produsen viscose terintegrasi terkemuka di Indonesia, APR berkontribusi pada transformasi industri tekstil negara, mendukung perwujudan visi ‘Industri 4.0’ Indonesia. APR secara aktif bermitra dengan pemangku kepentingan mode lokal untuk mempromosikan viscose sebagai enabler untuk mode berkelanjutan dan meluncurkan “Everything Indonesia” sebagai katalisator untuk merevitalisasi Indonesia sebagai pusat manufaktur tekstil global. Platform ‘Follow Our Fibre’ berbasis blockchain dari perusahaan memberikan transparansi dan keterlacakan viscose dari benih hingga bal.

APR juga terlibat aktif dengan pemangku kepentingan masyarakatnya dengan program yang bertujuan untuk meningkatkan standar pendidikan pedesaan dan memberdayakan mata pencaharian perempuan. Menanggapi pandemi kesehatan COVID-19, perusahaan menyediakan 15.000 pakaian pelindung diri, 150.000 masker wajah medis, dan sepasang sarung tangan bedah untuk satuan tugas COVID-19 Riau. Ini mendistribusikan 11.000 paket rumah tangga ke masyarakat yang terkena dampak di 176 desa di Pelalawan dan 165 perlengkapan kebersihan ke pusat kesehatan ibu dan anak. APR memproduksi 88.000 masker kain dan membagikannya kepada karyawan, keluarga, dan rumah tangga di masyarakat sekitar.

“Kami sangat senang bekerja sama dengan APR dalam laporan keberlanjutan pertamanya. Sebagai pemain baru dalam industri serat selulosa buatan, APR memiliki kesempatan untuk menghadirkan inovasi dan solusi yang dapat membantu membentuk industri tekstil dan pakaian jadi yang lebih berkelanjutan. Transparansi dan akuntabilitas yang dibawa oleh pelaporan keberlanjutan sangat penting bagi APR untuk membangun kepercayaan dan melibatkan pemangku kepentingan dalam upaya keberlanjutannya, serta untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutannya,” kata Thomas Milburn, Direktur Corporate Citizenship.

Baca laporan lengkapnya di sini

 

Tentang Asia Pacific Rayon
Asia Pacific Rayon adalah produsen viscose rayon pertama yang terintegrasi secara penuh di Asia dari hutan taman industri terbarukan. Pabrik berkapasitas 240,000 ton yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, ini menggunakan teknologi produksi terkini dalam menghasilkan rayon berkualitas tinggi untuk kebutuhan tekstil dan produk kebersihan pribadi. APR berkomitmen untuk menjadi produsen viscose rayon terkemuka yang memiliki prinsip keberlanjutan, transparansi, dan efisiensi operasional, melayani kepentingan masyarakat dan negara, dan memberikan nilai kepada pelanggan.

Kontak Media:
Djarot Handoko
Head of Corporate Communications, Asia Pacific Rayon
Djarot_Handoko@aprayon.com


Artikel Terkait

Highlights dari Kuartal Ketiga dan Keempat 2019

Sebuah rangkuman dari highlights semester kedua APR di tahun 2019. Di awali dengan diluncurkannya “Everything Indonesia” pada Gala Dinner bersama […]

APR menjamu menteri perindustrian indonesia di Area Konstruksi

Menteri Perindustrian Indonesia, Ir. Airlangga Hartarto, MBA, MTT, mengunjungi Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau, pada 21 Januari 2018 untuk melihat kemajuan pabrik baru Asia Pacific Rayon (APR).

Seragam Baru dari Bahan Lokal Viscose bagi Pelajar di Pelalawan

Asia Pacific Rayon (APR) telah mendistribusikan seragam baru yang dibuat dari viscose yang diproduksi secara lokal kepada lebih dari 1.200 […]