Kebijakan Keberlanjutan

Sumber Pulp

Sumber Pulp

APR berkomitmen untuk mengambil sumber serat kayu perkebunan yang berkelanjutan, bahan utama yang digunakan dalam produksi viscose.

Kebijakan pengadaan pulp APR sejalan dengan Kerangka Kerja Keberlanjutan RGE dan Kebijakan Manajemen Hutan Berkelanjutan Grup APRIL, keduanya dirilis pada tahun 2015. Rancangan kebijakan ini berlaku mulai 1 Juni 2018 (versi final akan diselesaikan pada bulan Oktober 2018 setelah konsultasi dengan pemangku kepentingan) dan membutuhkan mitra sumber kami untuk mematuhi prinsip-prinsip berikut:

I. 100% pulp yang dilarutkan secara berkelanjutan
Sumber dari perkebunan bersertifikat, mengikuti standar sertifikasi yang diakui secara internasional seperti PEFC, FSC, atau yang setara.
II. Tidak ada deforestasi, tidak ada pengembangan baru di lahan gambut
Dipanen secara legal
Tidak ada konversi dari area high conservation value (HCV) dan high carbon stock (HCS). Perlindungan aktif untuk semua area yang diidentifikasi HCV dan HCS*
Tidak ada pengembangan baru di lahan gambut
Tidak membakar dan mempromosikan inisiatif pencegahan kebakaran dengan masyarakat
III. Perlindungan komunitas dan pekerja pribumi, termasuk pekerja kontrak
Hormati Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, hukum nasional dan perjanjian internasional tentang hak asasi manusia yang telah diratifikasi
Menghormati hak masyarakat setempat dan komunitas untuk memberikan atau menahan Free, Prior and Informed Consent (FPIC) untuk beroperasi di tanah mereka di mana mereka memegang hak legal, komunal atau adat sebelum memulai operasi baru apa pun
Mengadopsi Deklarasi International Labour Organization tentang Prinsip dan Hak Fundamental di tempat kerja
Menerapkan mekanisme konsultatif dan pengaduan yang tepat waktu dan penyelesaian konflik secara terbuka
Terapkan tidak adanya toleransi terhadap penggunaan kekerasan
Mempromosikan kesetaraan gender dan penyertaan keragaman
IV. Perbaikan terus-menerus
Menerapkan praktik pengelolaan hutan lestari berdasarkan standar global di semua produksi dan area perlindungan
Pelaksanaan konservasi hutan dan restorasi ekosistem dalam landscape yang terkait dengan sumber kami
Berkomitmen terhadap target pengurangan emisi GHG
V. Transparansi
Melaksanakan rantai suplai yang bisa di lacak ke semua sumber pabrik dan konsesi terkait

 

APR berkomitmen untuk tidak mengambil fibre dari hutan yang dilindungi dan terancam punah sesuai komitmennya untuk melindungi kawasan HCV dan HCS yang teridentifikasi. Pendekatan The High Carbon Stock (HCS) adalah metodologi yang dikembangkan oleh LSM dan industri untuk membedakan kawasan hutan tropis untuk perlindungan dari lahan terdegradasi dengan nilai karbon dan keanekaragaman hayati rendah yang dapat dikembangkan.

Indikator Performa Pulp Sourcing APR

100% Bersumber secara berkelanjutan

100% Keterlacakan