‘Everything Indonesia’ APR Kembali Hadir di Muslim Fashion Festival 2020

Pamerkan 72 Desain Berbahan Dasar Rayon Berkelanjutan Bertema ‘Plantation to Fashion”

JAKARTA, 21 Februari 2020 – Produsen serat rayon berkelanjutan, Asia Pacific Rayon (APR) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sustainable fashion, utamanya dalam pasar modest fashion (busana muslim) di Indonesia. Untuk kedua kalinya, APR berpartisipasi dalam Muslim Fashion Festival (Muffest) 2020 yang digelar pada 20-23 Februari 2020 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Pada gelaran fashion show bertemakan ‘Everything Indonesia : From Plantation to Fashion’, APR berkolaborasi dengan enam fesyen desainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chambers (IFC) dalam menampilkan total 72 koleksi modest sustainable fashion. Sebanyak 8 karya dari desainer Anggiasari dan Aninda Razmi ditampilkan pada pembukaan Muffest (20/02/2020). Sementara itu, 64 karya ditampilkan pada hari kedua (21/02/2020) dengan menggandeng 4 desainer diantaranya Rosie Rahmadi dan Deden Siswanto yang berkolaborasi dengan Gajah Duduk. Adapun, selebriti dan influencer, Tantri Namirah menjadi muse dalam gelaran fashion show kali ini.

muslim fashion festival asia pacific rayonParade model pada fashion show APR berkolaborasi dengan parancang-perancang Indonesian Fashion Chamber

APR juga menggelar fashion show dan berpartisipasi dalam Styling Competition yang digelar di hari kedua (21/02/2020) dan mendukung Modest Young Design Competition (MYDC) di hari ketiga (22/02/2020).

“Partisipasi kami dalam gelaran Muffest sejalan dengan dukungan APR untuk berkontribusi dalam upaya merevitalisasi industri tekstil Indonesia, termasuk meningkatkan kesadaran sustainable fashion, mendorong ekspor modest fashion serta mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia,” ujar Direktur APR Basrie Kamba.

Peluang Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia sangat besar, terlihat dari tingginya transaksi belanja busana muslim dalam negeri. Dalam laporan terbaru State Islamic Economy Report 2019, Indonesia menjadi negara ketiga pembelanja busana muslim terbesar di dunia dengan total nilai 21 miliar USD.

tantri namirah influencer asia pacific rayon muffest 2020

Tantri Namirah (paling kiri) menjadi muse pada fashion show APR, berfoto bersama para perancang yang berkolaborasi dengan APR yakni Rosie Rahmadi, Bateeq, Deden Siswanto, Sukriah Rusydi, Eugene Effectes

Sayangnya, tingginya permintaan modest fashion dunia belum didukung optimal oleh pelaku tekstil dan fesyen dalam negeri. Dari data yang sama, Indonesia tidak termasuk dalam lima negara terbesar dalam mengekspor busana muslim, sebaliknya China menjadi negara pengekspor busana muslim terbanyak di dunia dengan total nilai 10,6 miliar USD.

National Chairman IFC Ali Charisma menambahkan tren sustainable tengah menjadi gerakan baru di dunia fesyen untuk menciptakan produk pakaian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Menurut Ali, hadirnya APR sangat membantu industri fesyen, khususnya para desainer dalam menkonkretkan tingginya tuntutan untuk menciptakan fesyen yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Semangat “Everything Indonesia” dalam produk sustainable APR dinilai bisa menjadi icon untuk produk Indonesia bersaing di internasional serta menjadi masa depan industri fesyen.

“Sebagai desainer, kami sangat terbantu dengan adanya bahan baku berkelanjutan yang seluruhnya berasal dari Indonesia. Kami berharap produk rayon APR bisa menjadi solusi untuk masa depan industri fesyen yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Serat rayon APR berasal dari bahan baku terbarukan yang dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, memiliki keunggulan mudah terurai (biodegradable), adem dan mudah untuk dikombinasikan dengan bahan baku pakaian lainnya. Dalam setahun, APR mampu memproduksi 240.000 ton serat rayon untuk memenuhi permintaan pasar domestik maupun global.

APR turut menggandeng tiga mitra dalam pameran yang digelar selama empat hari tersebut yaitu produsen batik PT Dan Liris, produsen kain PT Multi Sandang dan produsen sarung Gajah Duduk.

Tentang Asia Pacific Rayon

Asia Pacific Rayon adalah produsen viscose rayon pertama yang terintegrasi secara penuh di Asia. Pabrik berkapasitas 240,000 ton yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, ini menggunakan teknologi produksi terkini dalam menghasilkan rayon berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan tekstil. APR berkomitmen untuk menjadi produsen viscose rayon terkemuka yang memiliki prinsip keberlanjutan, transparansi, dan efisiensi operasional, melayani kepentingan masyarakat dan negara, serta memberikan nilai kepada pelanggan.

Kontak Media
Djarot Handoko
Head of Corporate Communications, Asia Pacific Rayon
Djarot_Handoko@aprayon.com


Related Articles

Supply Chain Traceability: A Pathway to Sustainable Fashion

The fashion industry is under increasing scrutiny from consumers who demand proof of sustainable production. Supply chain traceability powered by […]

APR team visits the 16th Indonesia International Textile and Garment Machinery & Accessories Exhibition

In preparation for APR’s official launch and start of its operations, APR team attended the Indonesia Intertex to understand more about the industry and customers’ needs.

APR Hosts Indonesia’s Minister of Industry at its Construction Site

Indonesia’s Minister of Industry, Ir. Airlannga Hartarto, visited Pangkalan Kerinci, Riau Province, on 21 January 2018 to view the progress of Asia Pacific Rayon’s (APR) new mill.